Pasar Monopoli – Pengertian Ciri ciri dan Contohnya

Apakah pasar monopoli? Sebelum memasuki diskusi, materi yang akan dibahas adalah pemahaman, contoh, karakteristik dan karakteristik pasar monopoli yang akan dijelaskan rumus.co.id secara rinci di bawah ini. Lihatlah penjelasannya!

Definisi pasar monopoli

Pasar monopolistik berasal dari bahasa Yunani, yang berarti bahwa (monos / jual) adalah jenis pasar persaingan tidak sempurna di mana hanya ada satu penjual atau produsen yang mengendalikan pasar dengan melayani semua konsumen. Penentu di pasar ini adalah penjual atau juga dikenal sebagai “perusahaan monopoli”.

Dalam hal ini, ketika produsen baru memasuki pasar monopoli, mereka umumnya tidak dapat bersaing dengan produsen lama. Dengan cara ini akan ada monopoli murni di pasar yang dikendalikan oleh produsen.

Produsen atau penjual di pasar ini umumnya tidak perlu promosi dari produk utama yang dijual karena sudah dikenal luas oleh konsumen. Biasanya, Anda mempromosikan dalam bentuk pemasaran produk baru.

Dengan demikian, produsen biasanya membentuk hak cipta (paten) dan hak eksklusif untuk produk mereka. Ini dapat membuat Anda tidak dapat mengembangkan perusahaan lain dengan jenis yang sama.

Tetapi untuk dapat bertahan dan mendominasi pasar, para produsen pasar monopoli harus selalu memasok produk-produk berkualitas, pelayanan yang baik, menentukan harga berdasarkan produk dan berinovasi produk mereka sehingga konsumen selalu tertarik.

Contoh pasar monopoli

Pasar monopolistik dapat dibagi menjadi dua jenis, sebagai berikut:

Pasar Monopoli Murni adalah bentuk pasar yang dapat dianggap sangat berbahaya, misalnya PLN, PT Kereta Api dan PAM.
Pasar Near Monopoly atau pasar yang dekat dengan monopoli adalah pasar yang hanya ditemukan di satu produsen. Contohnya seperti penjual bakso di suatu daerah dapat disebut monopoli murni di wilayah tersebut. Namun, itu akan menjadi hampir monopoli jika ada produsen lain yang menjual bakso yang sama.

Karakteristik pasar monopoli

Mengetahui karakteristik pasar monopoli dapat dengan mudah memperhatikan karakteristiknya. Berikut ini adalah karakteristik pasar monopolistik yang akan dijelaskan di bawah ini:

Hanya ada satu produsen
Seperti disebutkan di atas, hanya ada satu produsen atau penjual di pasar monopoli. Dalam hal ini, harga akan ditentukan oleh pabrikan tanpa dipengaruhi oleh konsumen.

Dengan cara ini, produsen atau penjual memiliki hak untuk menentukan harga (price maker) dan memonopoli pasar. Tetapi, tentu saja, produsen akan menentukan harga produk yang mereka jual berdasarkan kualitas mereka.

Barang diproduksi tanpa penggantian
Produk yang dijual adalah barang yang dibutuhkan oleh masyarakat luas dan tidak memiliki pengganti serupa. Dengan demikian, tidak ada perusahaan yang memasok produk pengganti yang baik, sehingga produsen pasar monopoli akan menerima banyak permintaan dari konsumen.

Produsen baru merasa sulit untuk memasuki pasar monopoli
Produsen baru yang baru saja memasuki pasar monopoli akan menghadapi hambatan atau hambatan. Berikut ini beberapa kendala:

  • Batasan legalitas yang telah diatur oleh hukum
  • Hambatan teknologi tinggi, sehingga akan sulit untuk membuat barang serupa.
  • Kendala modal besar dalam pembuatan produk serupa.

Produsen menjadi penentu harga
Di pasar monopolistik ini, produsen memainkan peran sebagai pembuat harga. Namun, produsen tidak dapat mempengaruhi harga dan produksi produk lain yang dijual dalam perekonomian.

Produsen tidak mempromosikan
Produsen tidak diharuskan untuk mempromosikan atau mengiklankan merek perusahaan, karena telah menjadi pemimpin pasar monopoli. Konsumen terpaksa membeli dari produsen karena tidak ada produk alternatif.

Kekuatan dan kelemahan pasar monopoli

Di semua jenis pasar mereka pasti akan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal yang sama berlaku di pasar monopolistik ini. Keuntungan dan kerugian pasar monopoli berikut ini:

Keuntungan dari pasar monopoli

Produsen dapat mempertahankan posisi mereka untuk menjadi perusahaan monopoli pasar monopoli, yaitu dengan terus berinovasi dan menjadi kreatif dalam produk dan layanan mereka.
Umumnya dalam pasar monopolistik tidak ada persaingan tidak sehat karena dalam hal ini pasar dikendalikan oleh satu produsen.

Kurangnya pasar monopoli

  • Didalam monopoli pasar akan membelanjakan pasar gelap dan transaksi ilegal karena barang-barang atau produk yang sulit didapat atau dibutuhkan yang terlalu mahal.
  • Produsen dapat melakukan semena-mena pada konsumen karena kekuatannya mutlah, contohnya dapat menentukan harga barang terlalu mahal.
  • Konsumen pada pasar ini tidak berkeinginan penuh karena tidak memiliki pilihan barang alternatif.
  • Produsen dapat melakukan eksploitasi karena ingin mendapatkan banyak keuntungan pada produk mereka.

Demikian pembahasan mengenai pasar monopoli, mohon maaf jika ada yang salah dan pembahasan diatas. Semoga Bermanfaat